Etika follow up interview

Setelah melakukan sesi interview, biasanya kamu tidak langsung mendapat info penerimaan. Beberapa recruiter akan mengabari dalam waktu 1 – 2 minggu, bahkan ada yang satu bulan, atau bahkan tidak memberi kabar sama sekali.

Daripada galau dengan ketidakpastian, yuk belajar etika follow up hasil interview

Follow up hasil interview tidak harus menunggu keesokan hari setelahnya loh, sob ! Bisa kamu tanyakan saat sesi bertanya setelah interview. Tapi jika kamu lupa dan melewatkan hal itu, kamu bisa coba menghubungi recruiter maupun pihak HR mengenai hasil interview-mu via email maupun chat.

Sebelum follow up, kamu harus memperhatikan waktu kamu akan mengirim email maupun chat. Jangan sampai mengganggu waktu istirahat, kirim pesan di jam kerja, contohnya pukul 8 pagi – 5 sore. 

Awali pesan dengan mengucapkan salam, kemudian perkenalkan dirimu secara singkat dan infokan kapan, dimana serta dengan siapa kamu interview. Jangan lupa berikan info posisi yang kamu lamar. Hal ini supaya recruiter dapat dengan mudah mengidentifikasi data yang kamu berikan. 

Tunjukkan antusias dan ketertarikanmu untuk mendapatkan kabar selanjutnya. Jangan lupa tawarkan informasi tambahan atau ada data yang kurang kepada recruiter dan ucapkan terima kasih ya sob !

Contoh :

Selamat pagi / siang / sore,

 

Perkenalkan saya (Sebutkan nama) yang sudah mengikuti tahap interview pada (tanggal,bulan,tahun) di Perusahaan (…) untuk mengisi posisi (…). Saya bermaksud menanyakan progress penyeleksian, mengingat sebelumnya Bapak/Ibu menyampaikan bahwa saya akan dikabari maksimal pada (tanggal,bulan,tahun). Besar harapan saya untuk mendapat kabar baik dari Bapak/Ibu. Jika Bapak/Ibu membutuhkan informasi tambahan, jangan sungkan untuk menghubungi saya. 

 

Terima kasih,

(Nama & No.Hp aktif/Email)

 

Nah, jadi gak ada lagi nih rasa gundah gulana setelah interview. Kamu bisa tenang dan menunggu jawaban dari recruiter. Yang paling penting, jangan sampai patah semangat ! Good Luck !

 

Referensi : https://www.cakeresume.com/resources/follow-up-hasil-interview

Read More

Sukses pada interview pertama kerja

Mendapat panggilan interview kerja menjadi salah satu proses rekrutmen penting yang menentukan apakah kandidat pelamar layak untuk menjadi bagian perusahaan atau tidak. Saat interview, kamu harus mampu mempresentasikan diri dengan baik melalui cara berbicara, bahasa, penampilan, dan sikap.

Selain itu interview kerja biasanya menjadi tahap akhir proses rekrutmen.

Hampir kebanyakan orang akan merasa gugup dan takut saat sesi interview kerja, termasuk fresh graduate. Jangan khawatir, sob ! Mimin rangkum nih beberapa kiat singkat yang bisa kamu lakukan supaya interview kerja pertama mu sukses.

1. Pelajari Sejarah Singkat Perusahaan yang dituju

Sebelum melakukan interview, baiknya kamu melakukan riset singkat mengenai perusahaan yang kamu incar. Seperti sejarah singkat perusahaan, bergerak di bidang apa, dsb melalui situs resmi perusahaan.

Hal ini akan menjadi poin plus jika kamu bisa menjawab dengan informasi yang tepat dan diinginkan oleh recruiter.

2. Latih Cara Bicara

Kamu bisa coba berlatih berbicara di depan cermin untuk melatih cara bicara yang tepat, intonasi jelas, mimik yang pas dan bahasa tubuh yang sesuai. Pilihlah kosa kata yang tepat sehingga kamu terlihat lebih professional.  

3. Siapkan Jawaban pertanyaan umum

Biasanya recruiter akan bertanya beberapa pertanyaan seperti ini :

  1. Bisakah anda menceritakan tentang diri anda sendiri ?
  2. Kenapa tertarik melamar bekerja di perusahaan ini ?
  3. Sebutkan kekuatan dan kelemahan anda !

Nah kamu bisa coba siapkan jawabannya terlebih dahulu supaya kamu bisa lebih santai dan tenang untuk menjawabnya. Pastikan jawaban tidak berputar – putar sehingga recruiter memahami jawabanmu.

Sukses melamar kerja | setelan pakaian

(Foto : Unsplash/waldemar-brandt-cue0DuZ8cUU)

4. Tampilkan penampilan terbaikmu

Interview kerja secara langsung tentunya akan membuat recruiter melihatmu secara keseluruhan, bukan hanya dari hasil interview secara lisan dan non lisan. Pakaian yang digunakan, riasan wajah, sepatu, gaya rambut, dsb bisa menjadi first impression yang mampu menjadi nilai plus loh, sob ! 

Namun jika perusahaan sudah memberikan intruksi pakaian, ada baiknya kamu mematuhinya. Perhatikan juga detail – detail kecil seperti kebersihan dan kerapihan baju maupun kuku, sepatu, dsb.

5. Jaga sikap

Perlakukan orang – orang di sekitarmu dengan baik, santun dan hormat. Termasuk sesama kandidat, tukang parkir, security, office boy/girl, resepsionis sampai pewawancara. 

Jika kamu merasa gugup dan takut, kamu dapat mencoba menenangkan diri dengan menarik nafas panjang dan fokus akan apa yang ingin kamu sampaikan. Usahakan untuk mengurangi kata “em…”dan “eng..” yang bisa memperlihatkan kegugupan diri.

6. Datang tepat waktu

Kamu bisa datang +/- 15 menit lebih awal sebelum jam interview. Hal ini supaya kamu tidak terlambat dan mampu menyiapkan diri lebih maksimal. Datang lebih awal dan tepat waktu mencerminkan bahwa kamu sangat menghargai kesempatan interview yang diberikan.

7. Jangan takut bertanya

Nah ini nih yang biasanya ditakuti oleh banyak pelamar kerja. Padahal bertanya adalah hal yang wajar dan normal sob ! Kamu bisa bertanya jika ada informasi yang kurang jelas, mengkoreksi informasi yang salah ataupun menanyakan tahap rekrutmen lainnya. Contohnya :

  1. Apakah masih ada tahapan rekrutmen yang harus saya lalui setelah interview ?
  2. Apakah ada berkas yang kurang dan perlu saya berikan ?
  3. Kapan hasil interview akan diumumkan ?
8. Ucapkan terima kasih

Jika waktu interview hampir selesai, ucapkan terima kasih atas kesempatan tersebut dan menyelipkan harapanmu sebelum berpamitan.

Referensi : https://gaya.tempo.co/read/1569849/10-tips-sukses-wawancara-kerja

 

Read More