Cara meraih Work Life Balance

Tantangan dan beban kerja para pekerja saat ini terus bertambah. Seringkali hal ini menjadi salah satu sumber stress dan menghambat pekerjaan karena merasa ‘terperangkap’ dalam pekerjaan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan work life balance.

Nah, apa sih work life balance ? Work life balance adalah cara seseorang untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dengan kehidupan personal. Menyeimbangkan kehidupan antar pekerjaan dan personal ternyata bisa kita terapkan dengan beberapa langkah singkat ini, loh sob !

1. Stop Mengeluh
keluhan bekerja

(Foto : Dokumen Pribadi Foximas)

Sesekali mengeluh mengenai pekerjaanmu tidak masalah, tapi jika dilakukan terus – menerus, hal ini akan menjadi kebiasaan buruk dan menyebarkan energy negative kepada orang lain.

Cobalah untuk lebih banyak bertindak daripada menghabiskan waktu percuma untuk mengeluh tanpa menghasilkan apapun. Jika sudah mulai penat dalam bekerja, kamu dapat melakukan hobby dan rehat sejenak untuk menyegarkan pikiranmu.

2. Explore Hal dan Aktifitas Baru

Salah satu cara menyeimbangkan work life balance dengan mencintai dirimu sendiri atau biasa disebut self love. Rutinitas monoton pada pekerjaan sehari – hari dapat membuatmu merasa stress dan stuck.

Kamu dapat explore hal dan aktifitas baru untuk membangkitkan semangat baru seperti berolahraga dan mengikuti workshop.

3. Kurangi Aktifitas Social Media
kecanduan sosial media

(Foto : Dokumen Pribadi Foximas)

Ngaku yuk, siapa nih sobat foxy yang setiap bangun pagi cek social media ? Hal ini sudah menjadi kebiasaan dari generasi muda saat ini. Namun jangan membuat kebiasaaan ini malah membuang waktu berharga untuk melakukan hal lain yang lebih bermanfaat. Apalagi jika hal ini dapat mengurangi waktu bersama orang – orang tercinta.

4. Tinggalkan pekerjaan di kantor

Jika pekerjaan kantor tidak urgent dan dapat dikerjakan di keesokan hari, kamu tidak perlu membawa pekerjaan kantor ke rumah. Maksimalkan waktu istirahat di rumah supaya terhidar dari kepenatan di kantor. Usahakan untuk menyelesaikan pekerjaanmu secara maksimal selama berada di kantor.

5. Tentukan Prioritas

Buatlah daftar prioritas supaya kamu dapat maksimalkan waktu dan fokus untuk menyelesaikan pekerjaan. Sehingga ketika waktunya beristirahat di rumah, kamu dapat beristirahat dengan tenang dan bisa melakukan kegiatan lain untuk menghilangkan penat.

6. Mengatur waktu dengan baik

Upaya mencapai work life balance yaitu dengan mengatur waktu dengan baik. Dengan pengaturan waktu yang baik kamu dapat mengetahui aktifitas lain yang dapat kamu lakukan di luar waktu kerja.

Misalnya melakukan aktifitas religi, melakukan hobby, berolahraga, menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman. Supaya kehidupanmu tidak hanya berlangsung di tempat kerja.

 

Referensi      : https://pintek.id/blog/work-life-balance/

https://www.weefer.co.id/2019/07/cara-cerdas-untuk-mencapai-work-life-balance/

Read More

Ini nih ! Bedanya Karir dan Pekerjaan !

Perbedaan antara karir dan pekerjaan

(Foto : Dokumen Pribadi Foximas)

Bagi sobat foxy yang baru terjun di dunia kerja, istilah karir dan pekerjaan masih terdengar familiar dan sama. Namun nyatanya kedua istilah itu berbeda loh sob !

Dilansir dari buku berjudul “Your Job Is Not Your Career !”, Pekerjaan adalah sesuatu yang bukan milik kita, sedangkan Karir adalah apa yang kita miliki.

Pekerjaan adalah suatu alat atau sarana yang digunakan untuk mencapai apa yang kita kehendaki, mendapatkan uang secara rutin untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan sehari – hari. Pekerjaan menjadi suatu kesempatan yang diberikan oleh perusahaan agar kamu dapat bertumbuh dan berkembang secara pribadi maupun professional.

Sedangkan karir adalah cita – cita, ambisi, dan tujuan hidup jangka panjang yang dimiliki seseorang dengan menekuni suatu bidang. Karir mencangkup keseluruhan proses dalam hidupmu dan pekerjaan menjadi salah satu proses untuk menggapai karirmu .

Nah, karir dapat lebih mudah dijalani jika kita mempunyai passion. Passion dapat menjadi langkah awal untuk membangun karirmu loh !

Seseorang yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, hanya akan bekerja sesuai dengan kontrak kerja dari perusahaan. Namun lain hal nya dengan seseorang yang mengejar karirnya. Mereka cenderung memiliki keinginan belajar tinggi, memiliki inisiatif tinggi, senang dengan tantangan-tantangan baru, serta rutin untuk mengevaluasi kinerjanya. Mereka tidak takut untuk mencari tempat kerja baru jika perusahaan lamanya tidak membuat dirinya berkembang lebih baik.

Karir akan membuat hidup seseorang lebih bermakna karena manfaat dari karir bukan hanya dari segi skill, namun bisa bermanfaat untuk banyak orang dengan cara berbagi ilmu dan pengalaman yang dimiliki.

Bekerja menjadi bagian dari perjalanan karir yang memberi kamu banyak ilmu, pengalaman, dan relasi untuk mulai meniti karir. Pekerjaan yang sesuai dengan passion akan membentuk jalan karirmu.

Jadi, sebelum memulai karir, cobalah untuk menemukan passion-mu dulu dengan cara menentukan bidang yang kamu sukai dan tekun mempelajari kompetensimu. Kamu juga bisa mencari mentor dan lingkungan suportif dan positif untuk membantumu menemukan passion.

“Walaupun kita belum sampai ke kelas yang tinggi, tapi kita bisa jadi yang terbaik di kelas kita. Setiap orang punya potensi, kembangkanlah secara maksimal.” Felix Sadikin – Direktur PT. Foximas Mandiri

Referensi Artikel        : https://www.topkarir.com/article/detail/pekerjaan-vs-karir-emang-apa-bedanya

Read More

Cara Minta Maaf pada Rekan Kerja

Cara meminta maaf kepada rekan kerja

(Foto : Dokumen Pribadi Foximas)

Setiap hari kita pasti berinteraksi dengan orang lain (keluarga, teman, sahabat, rekan kerja,dsb). Apalagi jika kita sudah bekerja cukup lama dan bertemu dengan rekan kerja setiap hari. Pasti terjadi gesekan karena kesalahan komunikasi maupun kesalahan lain yang kamu perbuat dapat merugikan rekan kerjamu.

Kesalahan dalam bekerja sudah umum terjadi, namun kesalahan ini jangan sampai menjadi akar dari konflik pekerjaan di masa depan. Namun hal ini bisa dihindari jika kamu meminta maaf atas kesalahanmu loh, sob !

Nah gimana sih caranya untuk meminta maaf kepada rekan kerja ? Berikut kami rangkum 5 cara minta maaf pada rekan kerja dari website glints.com

1. Mengakui Kesalahanmu

Sebelum meminta maaf pada rekan kerja, penting untuk mengetahui dan menyadari kesalahanmu pada rekan kerja. Sebutkan juga kesalahanmu secara spesifik saat meminta maaf. Hal ini supaya rekan kerjamu mengetahui kalau kamu paham dan ingin bertanggung jawab atas kesalahanmu.

Kamu dapat menyebutkan efek perbuatan atau kesalahanmu yang dapat mempengaruhi pekerjaan dan komunikasi di tempat kerja.

Hindari kata “tetapi…” dan “maksud saya sebenarnya…” ketika meminta maaf karena terkesan tidak bersungguh – sungguh.

Gunakan kata yang tepat untuk minta maaf

(Foto : Dokumen Pribadi Foximas)

2. Berikan Solusi atas Kesalahanmu

Mengakui kesalahan sudah menjadi tanda bahwa kamu ingin bertanggung jawab, namun tetap harus ada tindakan nyata untuk membuktikannya. Setelah meminta maaf, ada baiknya kamu pun menawarkan solusi dari kesalahan yang sudah kamu lakukan.

Jangan lupa untuk benar – benar melakukan solusi tersebut ya sob ! Hal ini juga akan mempengaruhi kredibilitasmu di lingkungan kerja.

3. Cobalah berempati pada perasaan rekan kerja

Saat meminta maaf, cobalah berempati pada perasaan rekan kerjamu seperti memahami kondisinya. Apakah rekan kerjamu sedang sibuk bekerja atau ada faktor lain yang membuat kesalahanmu menyinggung dan melukai perasaannya. Hal ini dilakukan supaya rekan kerjamu dapat menilai jika kesalahan yang kamu perbuat bukan dilakukan dengan sengaja.

4. Berterima kasih

Ucapkan terima kasih untuk waktu dan pengertian dari rekan kerjamu setelah kamu meminta maaf.

Nah momen idul fitri ini jangan sampai terlewat untuk meminta maaf pada rekan kerjamu ya sob ! Pasti ada kesalahan – kesalahan yang secara sadar dan tidak sadar kamu lakukan pada rekan kerjamu. Jangan gengsi untuk meminta maaf duluan, supaya lingkungan kerjamu bisa lebih positif dan nyaman.

Referensi Artikel        :https://glints.com/id/lowongan/cara-minta-maaf-pada-rekan-kerja/#.YmYeDdpByUk

Read More